BADAN PERENCANAAN, PENELITIAN, DAN PENGEMBANGAN DAERAH

Jln. Gatot Subroto No. 20 Ungaran, Telp. (024) 6924962, (024) 6924963, e-mail: bappeda@semarangkab.go.id

Berita

SARASEHAN PENGELOLAAN SAMPAH TUNTAS DITEMPAT

IMG 20170809 095531 HDR

Sebagai salah satu bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Barenlitbngda menyelenggarakan kegiatan Sarasehan yang bertemakan: "Dengan Semangat Kemerdekaan Kita Budayakan Hidup Bersih dan Sehat Melalui Pengelolaan Sampah Tuntas di Tempat”.

Kegiatan sarasehan dilaksanakan pada Hari Rabu, Tanggal 9 Agustus 2017 dengan bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang. Hadir sebagai peserta dalam Kegiatan tersebut adalah para Kasubbag. Umum dan Kepegawaian seluruh Perangkat Daerah; perwakilan guru dan siswa SD, SMP, SMA dan SMK diwilayah Kabupaten Semarang; perwakilan unsur mahasiswa dan organisasi pemuda; perwakilan unsur Kelompok/Komunitas Pengelola Sampah di Kabupaten Semarang; perwakilan Pejabat Fungsional Perencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan Pejabat Fungsional Perencana Kabupaten/Kota tetangga.

Disamping itu, kegiatan sarasehan juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan yang terdiri dari Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Semarang terkait serta perwakilan tokoh masyarakat dan perwakilan perusahaan/swasta di Kabupaten Semarang.

Kegiatan Sarasehan Dalam Rangka Memperingati HUT Kemerdekaan Ke-72 RI Tingkat Kabupaten Semarang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Semarang, Bapak Ngesti Nugraha, SH.
Dalam sambutannya membuka kegiatan sarasehan, Wakil Bupati Semarang menyampaikan bahwa pengelolaan persampahan merupakan salah satu masalah krusial yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Semarang. Penanganan sampah sebenarnya bukan hanya merupakan tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tugas semua unsur pelaku pembangunan yang lainnya, yaitu masyarakat dan dunia usaha (swasta).
Jalan keluar terhadap pengelolaan sampah yang baik secara garis besar dilakukan lewat pengelolaan sampah yang terorganisir dengan baik secara integratif mulai dari hulu hingga hilir termasuk kepada dampak yang mungkin timbul didalamnya melalui penerapan kerjasama/kemitraan yang sinergi antara pemerintah, masyarakat dan swasta.
Melalui pelaksanaan kegiatan sarasehan yang bertemakan Pengelolaan Sampah Tuntas di Tempat diharapkan para peserta akan memiliki kesamaan pemahaman, meningkatkan pengetahuan dan wawasan dalam pengelolaan sampah sehingga dapat diaplikasikan dalam rumah tangga, lingkungan sekitar dan masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan akan dapat terwujud satu mekanisme pengelolaan sampah yang berjalan secara terorganisir dan integratif mulai dari hulu hingga hilir termasuk antisipasi terhadap dampak yang mungkin timbul didalamnya, melalui optimalisasi kerjasama/kemitraan yang sinergis antara pemerintah, masyarakat dan swasta.

Dalam rangkaian acara pembukaan sarasehan tersebut Wakil Bupati Semarang menyerahkan sebanyak 6 (enam) unit tong sampah bantuan dari PT. Coca-Cola Amatil Indonesia kepada 6 (enam) sekolah adiwiyata berprestasi binaan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang.
Keenam sekolah tersebut adalah : SMAN 1 Bergas, SMAN 1 Bringin, SMPN 3 Ungaran, SDN Sidomulyo 1, SDN Langensari 3, dan SDN Kadirejo 2.
Secara khusus bagi 3 (tiga) sekolah adiwiyata berprestasi Kabupaten Semarang yang menjadi juara ditingkat Provinsi Jawa Tengah mendapatkan tambahan bantuan berupa unit tong sampah terpilah yang merupakan pemberian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang. Ketiga sekolah tersebut adalah : SMAN 1 Bergas, SMAN 1 Bringin dan SDN Kadirejo 2.

Guna mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait pengelolaan sampah tuntas di tempat, maka dalam penyelenggaraan sarasehan dihadirkan sebanyak 3 (tiga) pemateri/narasumber yang mewakili 3 (tiga) unsur kalangan, yaitu :
a.Unsur birokrat, yang diwakili oleh Ir. Nurhadi Soebroto, MM. selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Semarang yang membawakan materi berupa :
“Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Persampahan di Kabupaten Semarang Dalam Rangka Mewujudkan Sampah Tuntas di Tempat”.
b.Unsur akademisi, yang diwakili oleh Drs. Sucahyo, M.Si. selaku Kepala Program Studi Biologi pada Fakultas Biologi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang membawakan materi berupa :
“Strategi Mewujudkan Keterpaduan Pengelolaan Persampahan Lintas Stakeholders Melalui Penerapan Metode dan Teknik Pengelolaan Sampah Tuntas di Tempat yang Aplikatif, Efisien dan Efektif”.
c.Unsur praktisi, yang diwakili oleh Drs. Nur Kholis, selaku Direktur Bank Sampah Sumber Rejeki, Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur yang membawakan materi berupa :
“Best practices Pengelolaan Sampah Tuntas di Tempat oleh Masyarakat”.

Dalam simpulan diskusi sarasehan, ditegaskan akan pentingya gerakan perubahan untuk mewujudkan pengelolaan sampah tuntas di tempat yang digerakkan oleh Semangat Kerja Bersama melalui melalui optimalisasi kerjasama/kemitraan yang sinergis antara pemerintah, masyarakat dan swasta dalam penanganan sampah sebagai bentuk perjuangan generasi saat ini guna menjawab tantangan dalam mengisi kemerdekaan.
Pemerintah bersama segenap jajaran aparatnya haruslah menunjukkan contoh tauladan terhadap penanganan sampah dilingkungannya, dimulai dengan membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan kantor, mengupayakan penggunaan kertas/berkas/dokumen seoptimal mungkin (paperless), memberikan advokasi kepada seluruh aparatnya untuk berperilaku rapi dan bersih, serta memberikan penghargaan kepada Perangkat Daerah atau Unit Kerja terbersih dan terapih.
Adapun swasta serta masyarakat umum secara sinergi berjalan mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola sampah yang baik (good garbage management), proporsional, efektif, dan efisien dengan cara mematuhi ketentuan dalam pembuangan sampah serta mulai menerapkan pemanfaatan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dalam proses pengelolaan sampah dilingkungannya masing-masing.

[elbee shareev]